Catat, 6 Bahan Kosmetik Berbahaya Selain Merkuri



Beberapa waktu yang lalu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) diberitakan telah menemukan 26 produk kosmetik yang mengandung bahan berbahaya. Produk kosmetik tersebut kebanyakan adalah kosmestik dekoratif atau make up dan perawatan kulit yang mengandung merkuri, bahan pewarna merah K3, dan K10.

Menurut BPOM, bahan-bahan itu punya efek samping yang sangat berbahaya seperti sesak nafas, gangguan kesehatan untuk janin bayi, kanker, dan lain-lain.

Kenapa bahan berbahaya seperti merkuri masih banyak sekali dipakai oleh produsen kosmetik?

Karena bahan merkuri bisa memberikan hasil instan seperti pori-pori wajah tampak mengecil, kulit jadi terlihat halus dan glowing, dll. Padahal, saat itulah wajah mengalami kerusakan parah yang disebabkan menipisnya lapisan kulit terluar wajah akibat tergerus oleh logam merkuri. Wheeewww....

So, Ukhti jangan gampang terpesona dengan foto before after yang menunjukkan wajah tampak glowing atau berkilau dalam hitungan hari. Wajah glowing itu bisa jadi hasil gerusan merkuri yang nantinya dalam jangka panjang bisa menyebabkan kanker kulit. Lihat dulu komposisi bahannya sebelum membeli dan pastikan produk kosmetik itu bebas dari bahan merkuri atau bahan-bahan berbahaya lainnya.


***Baca juga***

Selain merkuri, ada 6 bahan kosmetik berbahaya yang biasanya banyak ditemukan di pasaran. Antara lain...

1. Paraben, pengawet produk kosmetik yang banyak digunakan untuk pelembab wajah dan tubuh serta wewangian. Bahan kimia ini sangat mudah diserap kulit dan bisa mengganggu fungsi hormon serta meningkatkan risiko terkena kanker payudara. Paraben juga terdaftar dengan nama lain seperti "methylparaben" atau "propil paraben."

2. Triclosan, agen antibakteri yang biasanya terdapat dalam sabun antibakteri, pasta gigi dan obat kumur. Menurut Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat, bahan ini bisa mengakibatkan resistensi bakteri dan efek hormonal.

3. Sodium lauryl sulfat atau biasa dikenal sebagai SLS adalah zat kimia yang membuat produk -seperti sabun, sampo, dll, menjadi berbusa. Menurut Agency for Research on Cancer, bahan ini dapat terkontaminasi dengan etilen oksida yang karsinogen atau dapat menyebabkan kanker.

4. Phthalates yang dapat mengganggu hormon selama masa pertumbuhan dan perkembangan (diantaranya seperti perkembangan bayi dalam rahim) dan mengganggu infertilitas pada pria.

5. Oksibenzon merupakan bahan aktif tabir surya (sunscreen) yang bisa menghasilkan radikal bebas jika terpapar sinar matahari dan mengakibatkan kerusakan sel kulit.


6. Petrolatum atau petroleum jelly yang biasanya digunakan dalam berbagai pelembap. Bahan kimia ini berbahaya karena bisa terkontaminasi dengan hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH) yang bersifat karsinogen.*

PS: Sharing is caring... Bila dirasa bermanfaat, share artikel ini di akun medsos Ukhti yaa... ^^ 



You Might Also Like

0 comments