Keutamaan Lailatul Qodar





Kontributor:  Rania Hurun'in QHJ - Berikut hadits-hadits tentang keutamaan Lailatul Qodar:


Dari Abu Huroiroh Rodhiyallohu ‘anhu,

 مَنْ قَامَ لَيْلَةَ القَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ . رواه البخاري 

Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
Barangsiapa yang berdiri (sholat malam dan ibadah-ibadah lain) pada lailatul qodar karena iman dan mengharapkan perhitungan (pahala), maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. (HR. Bukhori)


Hadits dari ‘Aisyah  Rhodhiyallohu ‘Anha

 تَحَرَّوْا لَيْلَةَ القَدْرِ فِي الوِتْرِ، مِنَ العَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ. رواه البخاري

Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
Mempersungguhlah kalian (mencari) lailatul qodar pada malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Romadhon . (HR. Bukhori)


Hadits dari Abu Sa’id Al-Khudry,

إِنِّي أُرِيتُ لَيْلَةَ القَدْرِ، وَإِنِّي نُسِّيتُهَا، فَالْتَمِسُوهَا فِي العَشْرِ الأَوَاخِرِ فِي وِتْرٍ. رواه البخاري

Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
Sungguh aku (Nabi Muhammad) diperlihatkan lailatul qodar, kemudian aku dilupakan (lupa) maka carilah lailatul qodar di sepuluh malam terakhir pada malam-malam yang ganjil. (HR. Bukhori)


LAILATUL QODAR DAN RIWAYAT ASAL USULNYA 

Di antara malam malam Romadhon, terdapat malam yang dinamakan "Lailatul Qodar" (Malam Kemuliaan). Salah satu kemuliaan dari malam tersebut adalah, barangsiapa beribadah di dalamnya, maka ia mendapat kebaikan yang lebih baik daripada beribadah 1000 bulan (83 tahun 4 bulan). Ada yang menganggap bahwa ibadah Lailatul Qodar  itu “sama” dengan ibadah seribu bulan.
Ini anggapan tidak benar, yang benar adalah “Lailatul Qodar lebih baik daripada ibadah 1000 bulan”

Berdasarkan firman Alloh: QS.Al-Qodr ayat : 3

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ

“Lailatul Qodar itu lebih baik dari 1000 bulan”
Ayatnya mengatakan “Lebih Baik” dari 1000 bulan

Ini benar benar anugerah yang menunjukkan betapa Alloh sangat menyayangi Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi Wasallam dan umat beliau.

Akan semakin tampak lagi rahmat agung-Nya kepada Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi Wasallam dan umat beliau,  jika kita memperhatikan riwayat asal usul turunnya ayat tentang Lailatul Qodar ini.


Riwayat Pertama, 

Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi Wasallam sangat mencintai kita, umatnya. Maka sepanjang kehidupan beliau pun selalu memikirkan kebaikan untuk umatnya. Suatu ketika beliau merenungkan, umur umat terdahulu yang lebih panjang jika dibandingkan dengan umur umat beliau, sehingga Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi Wasallam merasa sedih. Mustahil, umat beliau bisa melebihi umat terdahulu dalam kebaikan, jika kesempatan mengerjakan amal sholeh-nya lebih pendek. Oleh karena itulah, Alloh menurunkan Surat Al-Qodr ini.
Alloh memberikan anugerah satu malam dari 10 malam terakhir di bulan Romadon, dan Alloh menyatakan bahwa umat Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi Wasallam yang mau mengisi malam itu dengan ibadah kepada-Nya, maka ia mendapatkan lebih baik daripada 1000 bulan


Riwayat Kedua, 


…ذَكَرَ رَسُولُ اللهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا أَرْبَعَةً مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ عَبَدُوا اللَّهَ ثَمَانِينَ عَامًا لَمْ يَعْصُوهُ طَرْفَةَ عَيْنٍ: أَيُّوبُ وَزَكَرِيَّا وَحِزْقِيلُ وَيُوشَعُ بْنُ نُونٍ، فَعَجِبَ الصَّحَابَةُ مِنْ ذَلِكَ فَأَتَاهُ جِبْرِيلُ فَقَالَ: عَجِبَتْ أُمَّتُكَ مِنْ عِبَادَةِ أَرْبَعَةٍ ثَمَانِينَ سَنَةً لَمْ يَعْصُوهُ طَرْفَةَ عَيْنٍ فَقَدْ أَنْزَلَ اللهُ عَلَيْكَ خَيْرًا مِنْ ذَلِكَ: (لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ) (القدر: 3) . هَذَا أَفْضَلُ مِمَّا عَجِبَتْ أُمَّتُكَ، فَسُرَّ بِذَلِكَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالنَّاسُ مَعَهُ. رواه ابن أبى حاتم في تفسيره

Pada suatu kesempatan, Rosululloh Shollalohu ‘Alaihi Wasallam mengisahkan 4 (empat) orang Nabi dari kalangan Bani Israil yang menghabiskan waktu selama 80 tahun untuk beribadah kepada Alloh, dan tidak pernah sekejap pun durhaka kepada Alloh. Mereka adalah Nabi Ayub, Nabi Zakariya, Nabi Hizqil dan Nabi Yusya’ bin Nun Alaihimus salam.

Mendengar kisah mereka, para sahabat sangat takjub. Bagaimana mungkin bisa mendapatkan kedudukan yang demikian tinggi seperti itu?
Maka malaikat Jibril ‘Alaihis salam datang membacakan Surat Al-Qodr ... “LAILATUL QODRI KHOIRUN MIN ALFI SYAHRIN”


Riwayat Ketiga, 


... أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَكَرَ رَجُلًا مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ كَانَ يَقُومُ اللَّيْلَ حَتَّى يُصْبِحَ ثُمَّ يُجَاهِدُ الْعَدُوَّ حَتَّى يُمْسِيَ، فَعَلَ ذَلِكَ أَلْفَ شَهْرٍ فَعَجِبَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ ذَلِكَ فَأَنْزَلَ اللهُ تَعَالَى: {لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ}... رواه ابن ابي جرير وابن المنذر وابن أبى حاتم

Sesungguhnya Nabi Shollallohu ‘alaihi wasallam menceritakan di kalangan orang Bani Israil terdapat seorang laki-laki yang suka beribadah Qiyamul lail hingga pagi tidak tidur kemudian (siangnya) memerangi musuh hingga sore hari. Perbuatan ini dilakukan selama 1000 bulan.
Kaum muslimin  mengagumi  perjuangan orang tersebut maka Alloh menurunkan  “LAILATUL QODRI KHOIRUN MIN ALFI SYAHRIN” *

You Might Also Like

0 comments